JobsDB.com

JobsDB.com adalah salah satu jaringan rekrutmen online terbesar di Indonesia dengan ribuan lowongan kerja yang terdapat di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Bali, Medan dan kota lainnya, tips karir dan solusi pengembangan karir, serta memberikan informasi terkini tentang career expo dan job fair.

AyoTumbas.blogspot.com

Toko Online-nya arek Suroboyo

available places for ads

Tersedia tempat untuk iklan [580x300].

available places for ads

Tersedia tempat untuk iklan [580x300].

available places for ads

Tersedia tempat untuk iklan [580x300] Hubungi admin.

Saturday, 17 December 2011

Kisah Pohon Apel

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang
bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.
Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,
tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat
mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak
kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan
tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini
bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil
yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.”Aku ingin
sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”
Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau
boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang
untuk membeli mainan kegemaranmu.” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu
memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.
Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu
kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya
datang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punya
waktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami
membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Duh, maaf
aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata
pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon
apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat
anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon
apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa
sangat bersuka cita menyambutnya.”Ayo bermain-main lagi denganku,” kata
pohon apel.”Aku sedih,” kata anak lelaki itu.”Aku sudah tua dan ingin hidup
tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah
kapal untuk pesiar?”
“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan
menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan
bersenang-senanglah.”
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal
yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui
pohon apel itu.
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf
anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi
untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah
apelmu,” jawab anak lelaki itu.
“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon
apel.”Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu.”Aku
benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang
tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon
apel itu sambil menitikkan air mata.
“Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki.
“Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah
sekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar
pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari,
marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”
Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.
Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
NOTE :
Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika
kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita
memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita
akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk
membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah
bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita
memperlakukan orang tua kita.
Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan
berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada
kita.

Tes Seleksi Kerja Pertama

Sebenarnya ini bukan kali pertamaku buat tes masuk kerja, tetapi kali ini merupakan yang pertama setelah lulus pendidikan S-1. Beberapa saat setelah lulus memang sangat menyenangkan, sperti terlepas dari sebongkah belenggu yang selama ini mengekang...heheh, hyperbola banget sih gue. Sambil nunggu ijazah keluar, tiba-tiba ada temen yang nawarin kerjaan. Dia temen seangkatan kuliah juga, satu jurusan dan sama-sama nganggurnya.

" eh mau gak kerja..."
" ya mau lah, kerja apaan dulu tapi ? "
" gampang kok, cuma jadi call center "
" di kantor dong ? " timpalku sambil bayangin kerja di kantor enak kali yee, dingin, gak kena hujan gak kena panas, tapi siap-siap jamuran...wakakkaka (justkid).
" boleh-boleh, emang kerja dimana ? "
" wes pokoknya besok melu aku, aku kenal sama HRD nya " dengan logat yang medok khas orang Jombang. Temenku yang ini namanya Jaka, aseli Jombang loh........mengingatkanku sebuah slogan " Jombang Kota Beriman ", hihiihi.

Yaudah, besok akhirnya kita menuju ke sebuah gedung di pusat kota Surabaya yang puanas ini. Motor kesayangan, Satria F-150 gue geber....10 menitan udah sampek di Gedung Bumi Mandiri tepat pukul 9 pagi. Naik ke lantai 8, katanya si Jaka nama perusahaannya PT IMS. Sebelumnya aku udah browsing-browsing di mbah Google, dan perusahaan ini ternyata perusahaan Outsorcing. Gak papalah, dalam pikiran ku daripada nganggur gak jelas, kagak ada yang bayarin....hehe.

Setelah ketemu ruangan kantornya, kita masuk. Dalam batinku, nih kantor kok cupet amat sih. Di bagian depan setelah pintu masuk berjejer kursi-kursi (buat nunggu panggilan kali ye) cuma satu baris doang, jumlahnya sekitar 6-8 kursi. Dan disitu terpampang stand-sign iklan perusahaan ini yang isinya membutuhkan karyawan untuk beberapa posisi, syarat-syaratnya juga gak sulit, IPK aja untuk S-1 minimal 2,00. Batinku lagi, neh kerja apaan seh ??. kemudian muncullah mas-mas berambut cepak ala tentara tapi berkacamata.

" eh Jak ayo masuk, sama temen kamu ta ?"
" iyo, iki koncoku tak ajak sekalian " kata Jaka, sambil memperkenalkan aku sama mas-mas itu. Namanya Anjar, ternyata dia lulusan kampusku juga, jurusan psikologi, wisudanya juga bareng, cuma dia kerja disini sejak masih mahasiswa. Jaka dapat giliran pertama interview. Berikutnya giliranku, " Wah kalo gini ceritanya ya bakalan lolos mudah " gumamku. ditanya-tanya ini itulah, biodata, posisi yang dilamar.

" Bisa bahasa Inggris aktif ? "
" Ya bisa, dikit-dikit mas " jawabku
" Coba praktikkan sekarang "
" My name is.......bla bla bla....." agak putus-putus sih, maklum lidah Jowo...hahaha.
" Ya sudah, sekarang kamu masuk ruangan psikotes"

Ruangan psikotes ini adalah ruangan yang diberi penyekat dengan dinding dari bahan sejenis triplek yang dilapisi walpaper dan terdapat jendela kaca yang cukup lebar. Letaknya tepat setelah ruang tunggu yang didepan tadi. Kapasitasnya pun boleh dibilang mini, cuma berisi sekitar 12 kursi kuliahan, 3 banjar ke belakang. Karena aku yang terakhir masuk di ruangan ini, jadi dapet kursi yang paling depan. Heran gue, kenapa hal ini jadi budaya di Indonesia, yang bagian belakang pasti penuh duluan, mungkin gara-gara orang Indonesia hobby nonton di bioskop kali ya....hehe *cuma nebak doang. Ada sekitar 10 orang peserta tes. Soal pertama dibagikan sama mas Anjar, kalo gak salah mencocokkan pola gambar. Soal-soal berikutnya juga diberikan secara bertahap setelah kita menyelesaikan soal sebelumnya. Ya standar psikotes gitulah, ada krepplin, deret pauli, nggambar orang, nggambar pola putus, nggambar pohon. Jam 11.30 selesai, beberapa peserta ada yang disuruh pulang duluan, yang tinggal disitu cuma 4 orang, aku, Jaka, sama dua orang cewek. Tak kirain dikasih makan siang (ngarep), gak taunya dikasih soal lagi, Bahasa Inggris !!. Setelah gue intip dikit soalnya, eh ternyata gampang-gampang, cuma Bahasa Inggris dasar, pilihan ganda semua. Di bagian kop naskah soal bertuliskan " Infomedia Nusantara ". Apa hubungannya sama Infomedia ? pikirku. Yaudahlah, sikat aja neh soal-soal biar cepet pulang. Sekitar jam 1 siang udah kelar semua nih soal, terus kita disuruh nunggu sekitar 1 minggu untuk dihubungi lagi lewat telepon.

Muncul juga neh telpon dari PT IMS, suara cewek, intinya kita disuruh datang untuk interview lagi besok di Infomedia Nusantara daerah Menur. Nah terjawab sudah, ternyata kita dilempar lagi ke pihak penyedia jasa telekomunikasi. Memang gue belum pernah kerja di perusahaan outsorcing, jadi agak sedikit bingung. Oleh PT IMS kita dijadikan kandidat untuk mengisi posisi Call Center Telkom Speedy, jadi kita disuruh untuk belajar mengenai Networking dan internet sebelum interview di Infomedia Nusantara.

Tepat jam 2 siang kita udah standby di Infomedia Nusantara. Wah tampak depan kantornya kelihatan meyakinkan neh...dalam hati gue. Setelah parkir motor, lapor satpam, ngisi buku tamu dan ninggalin KTP di pos satpam kita langsung masuk. Sesuai instruksi mbak yang nelpon saya kemaren, saya langsung menuju meja resepsionis untuk minta form permohonan kerja. Tapi yang mengherankan gak ada seorangpun di meja resepsionis. Jam istirahat bukan, jam pulang kerja juga bukan...pikirku dalam hati. Di sandaran kursinya cuma tersisa jaket punya si empunya, yang pasti petugas resepsionis yang suka keluyuran itu. Mau duduk gak ada kursi yang tersisa, karena di ruangan lobi ini banyak peserta training yang nunggu kelas dimulai. Akhirnya aku sama Jaka duduk-duduk di anak tangga masuk gedung yang berlantai marmer hitam licin tersebut. setengah jam kemudian baru muncul petugas resepsionis, langsung aja gue minta form buat diisi, dan nyerahin surat lamaran kerja. Isian formnya banyak banget, kalau gak salah ada lima lembar deh. Duduk lagi di anak tangga sambil mengisi form sampai selesai. Kita balikin deh formnya sama mbak-mbak resepsionis, disuruh nunggu lagi buat panggilan interview yang dijadwalkan langsung dimulai tersebut. Ruang interview-nya ada disebelah lobi, ruang kecil bersekat kaca tebal berukuran sekitar 3x3 meter. Karena gak ada tempat duduk, ya gue mondar-mandir aja di depan situ. Sudah setengah jam tapi gak ada tanda-tanda kehidupan di ruang itu. Peserta interview ada sekitar 5 orang waktu itu. Satu jam berlalu, keadaan tetep gak berubah, wajah-wajah jengkel, resah, mrengut jadi satu melekat daiantara peserta interview.

Menurutku ini termasuk tindakan yang gak profesional sama sekali, bukan menyalahkan perusahaannya, gue yakin kalau tiap perusahaan pasti sudah menerapkan SOP dan aturan yang jelas. Dasar personalnya saja yang lelet njebret karet. Gak banyak ba bi bu lagi gue tinggal pulang. Bukannya sombong, tapi berapa sih gajinya. Kita ini kasarannya udah di outsorce dua kali, dari PT IMS ke Infomedia terus ke Telkom....yassalammm berapa banyak potongan yang nyangkut disitu ? dan Take Home Pay buat kita ?? ya pasti kecil lahh. Iya juga sih, kerjanya juga flat-flat aja, masak minta gaji besarr ??. Esoknya gue ditelpon lagi sama mbak-mbak dari PT IMS nanya kenapa kemaren kok nggak datang di Infomedia ? gue jawab aja orangnya yang interview gak ada, terus gue tinggal pulang dehh (tanpa rasa bersalah). " Mas-nya ini niat kerja gak sih ?" ketusnya. Akhirnya dia nyuruh buat balik kesana lagi besok, tapi gue iya-kan aja biar gak ngalor ngidul lagi bicaranya. Aslinya ya males balik lagi, dan besoknya lebih baik buat molor dirumah...hehehe.

Thursday, 15 December 2011

Meresapi Syi'ir Tanpo Waton Gus Dur

Mungkin sering dari kita mendengar di masjid-masjid digemakan (biasanya menjelang Magrib) Syi'ir Tanpo Waton dari Gus Dur. Kebanyakan orang hanya mendengarkan saja dari kejauhan Syi'ir tersebut dan tidak begitu memahami Syi'ir Tanpo Waton itu.

Jika dicermati dan diresapi lebih dalam, Syi'ir Tanpo Waton Gus Dur tersebut memiliki makna yang luar biasa dalam. Contohnya ada bait yang berbunyi 

Duh bolo konco priyo wanito….
(wahai para teman pria dan wanita)
Ojo mung ngaji syareat bloko….
(jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco …
(hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X ….
(esok hari bakal sengsara)

Bahkan ada yang salah mengartikan bahwa bait tersebut menganggap syariat tidak penting. Anggapan itu jelas kurang benar karena disitu tertulis "Ojo mung ngaji syareat bloko…". Nah, kata mung disitu jelas menyatakan ilmu syariat itu penting, apalagi belajar ilmu yang lebih tinggi untuk mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH merupakan hal yang wajib bagi manusia.

Kanjeng Rasul Muhammad pernah bersabda:
1. orang yang hidupnya kemarin lebih baik dari pada hari ini, maka orang tersebut adalah orang
    terkutuk
2. orang yang hidupnya kemarin sama dengan hari ini, maka orang tersebut adalah orang yang merugi
3. orang yang hidupnya kemarin lebih buruk dari hari ini, maka orang tersebut adalah orang yang
   beruntung.

Jadi, kalau sekarang sudah paham dengan ilmu syariat, maka hendaknya ditingkatkan ke ilmu thariqat, Hakekat dan Makrifat. Dengan begitu, manusia akan menjadi Insan Kamil yang dekat dengan GUSTI ALLAH. 

Syi’ir Tanpo Waton al-magfurlah KH Abdurrahman Wachid (Gus Dur)
استغفر الله ربّ البرايا # استتغفر الله من الخطا يا
ربّي زدني علما نافعا # ووفّقني عملا صالحا
يا رسول الله سلام عليك # يا رفيع الشان و الدرج
عطفة يا جيرة العالم # يا أهَيلالجود والكرم

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran….
(aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran ….
(dengan memuji kepada Tuhan)
Kang paring rohmat lan kenikmatan ….
(yang memberi rohmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X ….
(siang dan malamnya tanpa terhitung)

Duh bolo konco priyo wanito….
(wahai para teman pria dan wanita)
Ojo mung ngaji syareat bloko….
(jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco …
(hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X ….
(esok hari bakal sengsara)

Akeh kang apal Qur’an Haditse ….
(banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya)
Seneng ngafirke marang liyane ….
(senang mengkafirkan kepada orang lain)
Kafire dewe dak digatekke ….
(kafirnya sendiri tak dihiraukan)
Yen isih kotor ati akale 2X ….
(jika masih kotor hati dan akalnya)

Gampang kabujuk nafsu angkoro ….
(gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo….
(dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo …
(iri dan dengki kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto 2X…
(maka hatinya gelap dan nista)

Ayo sedulur jo nglaleake ….
(ayo saudara jangan melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane …
(wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)
Nggo ngandelake iman tauhide …
(untuk mempertebal iman tauhidnya)
Baguse sangu mulyo matine 2X ….
(bagusnya bekal mulia matinya)

Kang aran sholeh bagus atine….
(Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)
Kerono mapan seri ngelmune…
(karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma’rifate ….
(menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X …
(juga hakikat meresap rasanya)

Al Qur’an qodim wahyu minulyo …
(Al Qur’an qodim wahyu mulia)
Tanpo tinulis biso diwoco …
(tanpa ditulis bisa dibaca)
Iku wejangan guru waskito …
(itulah petuah guru mumpuni)
Den tancepake ing jero dodo 2X …
(ditancapkan di dalam dada)

Kumantil ati lan pikiran …
(menempel di hati dan pikiran)
Mrasuk ing badan kabeh jeroan ….
(merasuk dalam badan dan seluruh hati)
Mu’jizat Rosul dadi pedoman….
(mukjizat Rosul(Al-Qur’an) jadi pedoman)
Minongko dalan manjinge iman 2 X …
(sebagai sarana jalan masuknya iman)

Kelawan Alloh Kang Moho Suci …
(Kepada Alloh Yang Maha Suci)
Kudu rangkulan rino lan wengi…..
(harus mendekatkan diri siang dan malam)
Ditirakati diriyadohi …
(diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X …
(dzikir dan suluk jangan sampai lupa)

Uripe ayem rumongso aman …
(hidupnya tentram merasa aman)
Dununge roso tondo yen iman…
(mantabnya rasa tandanya beriman)
Sabar narimo najan pas-pasan…
(sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X …
(semua itu adalah takdir dari Tuhan)

Kelawan konco dulur lan tonggo …
(terhadap teman, saudara dan tetangga)
Kang podho rukun ojo dursilo…
(yang rukunlah jangan bertengkar)
Iku sunahe Rosul kang mulyo…
(itu sunnahnya Rosul yang mulia)
Nabi Muhammad panutan kito 2x ….
(Nabi Muhammad tauladan kita)

Ayo nglakoni sakabehane …
(ayo jalankan semuanya)
Alloh kang bakal ngangkat drajate …
(Allah yang akan mengangkat derajatnya)
Senajan asor toto dhohire ..
(Walaupun rendah tampilan dhohirnya)
Ananging mulyo maqom drajate 2X …
(namun mulia maqam derajatnyadi sisi Allah)

Lamun palastro ing pungkasane …
(ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)
Ora kesasar roh lan sukmane…
(tidak tersesat roh dan sukmanya)
Den gadang Alloh swargo manggone
(dirindukan Allah surga tempatnya)
Utuh mayite ugo ulese 2X …
(utuh jasadnya juga kain kafannya)

يا رسول الله سلام عليك # يا رفيع الشان و الدرج
عطفة يا جيرة العالم # يا أهَيلالجود والكرم

Saturday, 19 November 2011

Time to Change

Berhasil mengatasi masalah akan mengantarkan kita pada posisi yang bagus untuk mengatasi masalah berikutnya. Kesuksesan kita akan menjadi bekal yang sangat baik untuk mencapai kesuksesan2 berikutnya.

Orang yang kaya menjadi lebih kaya bukan karena harta yang dimilikinya, namun karena arah yang benar dalam usaha dan kehidupannya; tindakan yang benar dalam langkah-langkahnya, sehingga kesuksesan itu akan muncul ber-ulang2! Kalau dalam kehidupan, kita melihat yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Memang itu yang terjadi. Sekarang lihatlah kehidupan kita. Apakah kita makin kaya atau makin miskin? Jika kita makin miskin, maka segeralah berbalik arah. 

Kita pasti melakukan kesalahan yang mungkin tidak kita sadari. Jika kita tetap menjalani apa yang kita lakukan sekarang ini, maka kemungkinan kita akan semakin terpuruk. Namun jika kita merasa makin kaya, maka melangkahlah makin cepat. Berlarilah! Karena arah Kita sudah benar. 

Jika kita cenderung mengalami kemerosotan dalam taraf kehidupan, maka saatnya sekarang berbalik arah! Ubah arah kita karena itu tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kita telah melakukan kesalahan! Sekaranglah saatnya KITA berubah! Kemalasan kita ubah menjadi ketekunan. Kesombongan kita harus diubah menjadi keramahan. Kesederhanaan kita dalam berpikir harus kita ubah dengan kreativitas yang genius. Kelalain Kita harus kita ubah dengan kewaspadaan yang tajam. Waktu kita harus diisi penuh dengan aktivitas, detik demi detik. Pikiran negatif kita harus diubah dengan pikiran positif.

Apakah mudah? Jangan bertanya lagi! Begitu kita ingat maka lakukan perubahan itu, terus menerus, hingga kita tidak akan merasakan itu, dan kita sudah berbalik arah. Ya, sekaranglah saatnya kita banting setir!

Rasakan perubahan itu. Bila kehidupan kita sudah mulai membaik, maka semangati untuk melakukan lebih kencang, bergerak lebih cepat, berpikir lebih taktis dan lakukan terus hal-hal baik yang sudah membuat kehidupan kita menuju arah yang benar. Ingat! Orang yang kaya semakin kaya, bukan karena dia memiliki harta lebih banyak, namun karena dia sudah berada diarah yang benar. Kesuksesan yang dia capai telah membuat efek domino untuk kesuksesan berikutnya!

Sumber :
Efek Domino Kesuksesan
(disadur dari Buku: Time To Change Hari Subagya)

MENABUNG: MEMBAYAR UNTUK DIRI

Selama Anda tidak memiliki angsa bertelur emas atau mesin pembuat uang (money machine) maka Anda sendiri yang harus menjadi money machine. Berapa pun penghasilan Anda tidak menjamin bahwa Anda akan hidup nyaman di masa depan. Karena, bukan uang yang Anda hasilkan yang akan menyelamatkan Anda akan tetapi uang yang Anda sisihkan atau simpan yang berperan.

Empat Alasan Mengapa Orang Tidak Menabung
Banyak alasan mengapa individu ataupun keluarga harus menabung, akan tetapi untuk kebanyakan masyarakat, terdapat empat alasan mengapa mereka tidak melakukannya.
  1. Karena karier yang sedang menanjak, maka Anda berpikir bahwa Anda akan memperoleh uang banyak nantinya sehingga tidak perlu memulai untuk menabung.
  2. Anda merasa bahwa Anda hidup sekarang, dan menabung sangat sulit dan membatasi keinginan Anda.
  3. Anda berpikir bahwa menabung tidaklah terlalu penting dan Anda berpikir tidak dapat mengubah prilaku keuangan Anda.
  4. Anda berpikir bahwa manabung tidak akan menghasilkan apa pun dengan rendahnya tingkat suku bunga dan tingginya inflasi.
Menabung Membuat Anda Kaya, Bukan Penghasilan Anda
Tidak seorang pun menjadi kaya hanya karena penghasilannya besar. Kekayaan menjadi nyata bila Anda menyimpan atau menyisihkan dana setiap bulannya dan diinvestasikan. Banyak orang berpikir, menurut hemat kami kurang logis, “Bila saja saya menghasilkan lebih banyak maka semua keadaaan akan lebih baik.” Realitasnya, dengan meningkatnya pendapatan pasti akan selalu dibarengi dengan kenaikan standar hidup atau gaya hidup. Sehingga Anda akan tetap membutuhkan hampir semua penghasilan bulanan yang Anda peroleh dengan kerja keras. Kenyataannya, bila individu atau keluarga gagal merencanakan menabung (saving plan) maka mereka hanya akan menambah hutangnya.
Bila Anda mendapatkan promosi maka dengan standar hidup baru Anda harus membeli mobil yang lebih mempresentasikan jabatan Anda. mobil baru dengan kredit. hutang. Kemudian, Anda berpikir dengan posisi sekarang ini maka saya harus membeli urmha yang lebih bagus. Maka Anda memutuskan untuk kembali berhutang. Anda bisa menghasilkan pendapatan yang besar akan tetapi dengan itu diikuti dengan pola belanja atau kebiasaan yang kurang baik, menambah atau menimbun hutang. Karena masyarakat kita sekarang ini apalagi masyarakat perkotaan sangatlah materialistis. Mereka melihat apa yang Anda pakai atau pergunakan. Bukannya apa yang Anda lakukan untuk diri Anda serta keluarga dan tentunya untuk masyarakat yang lebih luas lagi (lingkungan sekitar).

Sangat tidak benar bila Anda berpikir bahwa kekayaan akan datang dengan sendirinya karena penghasilan Anda besar serta tetap mempertahankan perilaku keuangannya. Anda harus berubah menjadi lebih baik dan lebih bertanggung jawab. Dalam kaitannya dengan keuangan, banyak orang beranggapan bahwa ia bisa melakukan kesalahan dengan menggunakan semua penghasilannya untuk keperluan bulanan dan nantinya akan membetulkannya bila penghasilannya meningkat.

Jadi, Anda sangat percaya bahwa dengan penghasilan Anda yang tinggi akan merubah keadaan keuangan Anda di masa datang. Percaya dengan kami, bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi bila prilaku Anda terhadap uang tidak pernah berubah. Jangan belanjakan seluruh penghasilan bulanan Anda. Sisihkan dan investasikan untuk masa depan.

Jadi, dapat disimpulkan bila Anda ingin menjadi kaya (dalam artian material) di masa datang dua hal, dan hanya dua hal yang harus Anda ubah dan tingkatkan. Pertama adalah ubah prilaku Anda terhadap uang atau perubahan pada diri Anda sendiri. Kedua adalah tingkatkan persentasi tabungan dibandingkan dengan total penghasilan.

Menabung Bisa Sangat Menyenangkan dan Mudah Dilakukan
Sekaranglah Anda harus memulai untuk menabung. Banyak orang gagal dalam melakukan dan tetap menabung karena mereka memaksakan dirinya dengan jalan mengurangi kebutuhan setiap bulannya. Mereka memangkas sedikit pengeluaran di sini dan di sana. Walau sudah melakukan hal itu tetap saja mereka hanya dapat menyisihkan sedikit setiap bulannya.

Mungkin ada baiknya bila Anda mengubah skenario. Bila dipelajari Anda membayar orang lain terlebih dahulu bukannya diri Anda sendiri. Anda membayar tukang roti bila Anda membeli roti, Anda membayar tukang potong rambut langganan Anda apabila selesai menata rambut Anda. tapi pertanyaan, kapan Anda membayar untuk diri Anda sendiri?
Jadi, sudah sebaiknyalah Anda membayar untuk diri Anda sendiri sebelum Anda membayar untuk orang lain. Menurut hemat kami, ada jalan di mana Anda dapat membayar untuk diri Anda sendiri, dengan menyisihkan 10 persen dari penghasilan bulanan setiap bulannya di depan. Jangan setelah Anda menggunakannya selama sebulan atau apa yang tersisa tapi Anda harus menyisihkannya di muka.

Dengan 10 persen yang Anda bayarkan untuk diri Anda, maka Anda akan memelihara angsa petelur emas yang akan menjadikan anda kaya. Dan dengan sisa yang 90 persen Anda gunakan untuk membayar orang lain. Anda tidak akan merasakan perubahan yang berarti dengan tingkat kehidupan Anda dengan memotong 10 persen dari penghasilan di muka.

Dengan waktu berjalan Anda tidak akan merasakan bahwa Anda sudah memotong 10 persen dari penghasilan Anda. Mungkin Anda merasa sulit untuk mempercayainya. Tapi, bila Anda melakukannya dengan benar maka Anda akan mendapatkan manfaat dari aksi yang Anda lakukan.[mi]

Sumber : Tulisan M. Ichsan, Dosen Universitas Bina Nusantara dan juga perencana keuangan

Friday, 18 November 2011

Scan PC untuk menemukan Error

Setelah beberapa lama pemakaian, komputer anda seringkali semakin lama untuk dibuka karena banyak terdapat error pada hardisk dan sistem windowsnya. Hal ini akan berpengaruh langsung terhadap kecepatan start up komputer.Untuk menemukan dan memperbaiki errors tersebut, anda bisa memakai sebuah program 'scan disk' yang sudah disediakan secara gratis oleh windows.
Bagaimana cara menggunakan Scan Disk!

1. Klik 'start menu'
2. Klik tombol 'run..'
3. Window kecil akan muncul, ketik kata Scandskw dan tekan enter!
4. Pilih drive yang ingin anda bersihkan (clean) misal drive C lalu klik OK.
5. Fasilitas scan disk akan muncul. Di bawah tulisan 'Type of test' klik 'Standard'.
6. Pastikan box 'Automatically fix errors' terpilih dan klik 'Start'.
7. Sekarang scan disk melakukan pemeriksaan pada komputer anda untuk menemukan error-error tersebut.

Setelah selesai dia akan menampilkan hasil pencariannya. Misalnya, dia menunjukkan apakah telah terjadi error dan menginformasikan bahwa error tersebut sudah diperbaiki
Jika anda sudah berhasil menjalankan semua langkah di atas, lanjutkan ke pelajaran berikutnya. Jika anda masih menemui masalah dan membutuhkan bantuan ekstra silakan acu bantuan tambahan berikut ini.

Bantuan Tambahan:
Tanya:
Scandisk terkunci, terrestart, atau tidak pernah selesai melakukan scan, bagaimana cara mengatasinya?
Jawab:
Itu berarti anda masih memiliki beberapa aplikasi yang berjalan di balik komputer sehingga mengganggu proses scan disk. Anda harus me-non aktifkan seluruh software aplikasi yang sedang berjalan agar tidak mengganggu proses scandisk.

Tepat Dua Bulan + 1 hari

Ah....tak terasa ternyata hari ini tepat dua bulan  + 1 hari sejak saya diwisuda pada 17 September 2011 lalu. Rasanya kuliah empat tahun terkesan sebentar saja saat kita sudah berdiri di panggung wisuda, sambil mengutip sebuah kalimat yang pernah saya baca, " Gunung-pun terasa datar ketika kita sudah mencapai puncaknya ". Tetapi inikah "puncak gunung" nya, saya rasa bukan, karena saat ini merupakan langkah awal saya untuk mencapai puncak yang lebih tinggi. Sesaat pikiran saya teringat ucapan Pak Dekan fakultas teknik dan Bu Rektor Untag Surabaya, yang selalu berpesan agar kita mendarmabakti-kan ilmu yang telah kita peroleh selama menempuh pendidikan di universitas ke dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Pesan ini terkesan sederhana, akan tetapi terasa sulit sekali untuk mewujudkannya......saya berjanji akan melakukannya. 
Sesekali saya juga berkunjung ke kampus, nengok teman-teman yang lulusnya ketinggalan ( ini bahasa halusnya.....hehe ), bahasa kasarnya calon-calon mahasiswa abadi yang mbeler-mbeler, untuk sekadar tanya kabar dan memberikan support dan semangat. Sekalian juga mampir ke laboratorium, yang dulunya jarang saya jamah karena waktu yang tidak mendukung, perlu diketahui saya kuliah sambil bekerja pada sebuah perusahaan farmasi ( akan saya ceritakan kapan2, I promise ). Sebenarnya saya juga ada perlu dengan Pak Dekan, karena beliau ini orang sibuk....ya apa boleh buat, jadi belom ketemu-ketemu sampek sekarang. Padahal bingkisan souvenir sudah saya siapkan untuk diberikan pada beliau. Ini sebagai tanda terima kasih, coz beliau telah menjadi dosen pembimbing saya dalam pengerjaaan Tugas Akhir selama satu semester, pada semester 8. Uang buat beli souvenir ini juga saya sisihkan dari uang pembinaan yang saya dapat dari universitas pada saat wisuda lalu. Ini karena saya berhasil menyabet......#halaaahhh menyabet , penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi dari Rektor untuk kategori karya Tugas Akhir. Kebetulan karya saya ini dinilai dapat memberikan manfaat kepada masyarakat......hehehe, dan kebetulannya lagi yg dapet penghargaan adalah tiga mahasiswa yang semuanya berasal dari fakultas teknik,....anak teknik emang top markotop. Dari karya tugas akhir ini juga-lah, saya diuber-uber wartawan media cetak dan elektronik, dari media online sampai televisi lokal. Nampang di koran-koran dan televisi pun saya rasakan......alhamdulillah ya, bahkan di tabloid gosip-nya ibu-ibu lho.....ntar kapan-kapan saya ceritakan juga.
Udah dulu untuk kali ini,......mau nonoton "Permainan Laut" alias SEA GAMES......hahahaha

Thursday, 17 November 2011

Back Up Sistem

Sebelum melakukan apapun dengan PC anda harap terlebih dahulu membuat back up file registry. Ini untuk mengantisipasi dan mengamankan berbagai data penting anda agar tidak corrupted. Bukan berarti metode kami akan meng-corrupt sistem anda, namun kami hanya menekankan bahwa tidak semua PC sama dan kami sama sekali tidak tahu kemampuan teknis anda.
Jadi, back up sistem anda terlebih dahulu! Jika suatu saat PC anda mengalami masalah, anda bisa mengantisipasinya dengan mengembalikan kondisi setting PC menjadi seperti semula.
Bagaimana cara mem-Back Up
  1. Klik 'start menu'
  2. Klik tombol 'Run..'
  3. Window kecil berlabel 'Run' akan muncul, ketik kata regedit dan tekan enter!
  4. Editor Registry akan muncul, buka menu 'registry' pada bagian atas layar dan pilih 'Export Registry File'.
  5. Pilih tempat yang mudah dikenali, atau tempat apapun yang disukai untuk menyimpan file backup anda. Namakan file tersebut dengan 'regbackup' dan klik 'Save'. Anda juga bisa menyimpannya di disket atau keduanya.
  6. Selamat telah mem-back up sistem komputer anda! Sekarang aman melakukan apapun terhadap komputer anda. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, ikuti tiga langkah berikut:
  • Buka 'Registry Editor' dengan mengulangi langkah 1 s/d 3.
  • Klik menu 'Registry' pada bagian atas layar dan pilih 'Import Registry File'.
  • Ambil file 'regbackup.reg' yang telah anda simpan pada step 5 dan klik 'open'

Monday, 14 November 2011

Domain Gratis

Free premium domain

.COM .NET .ORG


GRATISS SUWERR !!
silakan kunjungi http://www.FreePremiumDomain.com/?r=444971

Sunday, 23 October 2011

TAT TWAM ASI, Kau dan Aku Sama





Umumnya manusia lebih memikirkan egonya sendiri. Seolah-olah dunia ini menjadi miliknya sendiri. Diberi satu minta dua, diberi dua minta tiga, diberi tiga minta seratus, diberi seratus minta satu juta dan seterusnya. Tidak ada kepuasan yang ada dalam diri seorang manusia. Tragisnya dari jutaan manusia yang ada di dunia ini jika satu dengan lainnya memiliki sifat egoisnya sendiri-sendiri, maka cepatlah rusak dunia ini. Bayangkan saja, jika sudah menguasai hutan, maka ia bisa bertindak seenaknya sendiri untuk mendapatkan keuntungan demi memuaskan egonya. 

Setiap agama yang ada di dunia ini tidak mengajarkan manusia untuk hidup sendiri-sendiri. Islam sendiri mengajarkan manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal satu dengan lainnya. Demikian juga Hindu yang terkenal dengan ajaran Tat Twam Asi. Arti sebenarnya dari Tat Twam Asi adalah "aku adalah engkau, engkau adalah aku." Intinya adalah engkau dan aku adalah sama.

Ajaran Tat Twam Asi ini juga dipraktekkan dalam perjuangan pemimpin India Mahatma Ghandi dalam memerangi penjajah Inggris di negeri tersebut. Kalau kita mempelajari Tat Twam Asi secara sekilas, maka hal itu tampak remeh. Padahal jika didalami, makna yang ada sangatlah besar.

Tidak ada perbedaan antara manusia satu dengan lainnya. Semuanya berasal dari satu yakni GUSTI KANG MURBEHING DUMADI. Dan nantinya jika kehidupan yang dilakoni di dunia ini sudah usai, maka makhluk hidup semuanya juga akan kembali ke satu, GUSTI INGKANG MOHO SUCI.

Dalam ajaran Tat Twam Asi tidak hanya terbatas antara manusia dengan manusia lainnya. Tetapi juga antara manusia dengan hewan dan tumbuhan. Seperti disebutkan pada bab sebelumnya, bahwa ada dua hakekat manusia hidup di dunia ini.
1. Tansah Manembah Marang GUSTI ALLAH
2. Apik Marang Sak Padha-Padhaning Ngaurip.

Nah, apik marang sak padha-padhaning Ngaurip itu bukan hanya antara manusia yang satu dengan lainnya, tetapi juga pada hewan dan tumbuhan. Kalau tidak ada keperluan, janganlah menyakiti tumbuhan dan hewan. Pasalnya, tumbuhan dan hewan itu juga sama-sama hidup. Mereka juga bernyawa.

Jika kita bisa menjaga keharmonisan antara sesama manusia, hewan dan tumbuhan, maka kita sudah menerapkan HAMEMAYU HAYUNING BAWONO (berusaha membuat cantiknya dunia). Oleh karena itu, manusia harus hidup saling hormat menghormati antara manusia yang satu dengan lainnya. Kalau Anda ingin dihormati, maka Anda harus menghormati orang lain dulu. Janganlah kita merasa orang harus menghormati kita dan kita lebih pintar, lebih kaya dan lebih-lebih lainnya dari orang lain.

Dengan Begitu, kita sudah bisa mengenal dan lebih mendalami arti Tat Twam Asi dan Hamemayu Hayuning Bawono yang merupakan satu dari hakekat hidup yang ditugaskan GUSTI ALLAH pada kita.

Hakekat HA NA CA RA KA



HA = Hana hurip wening suci
         (Adanya hidup adalah kehendak yang Maha Suci)

NA = Nur candra,gaib candra,warsitaning candara
         (harapan manusia hanya selalu ke sinar Ilahi)

CA = Cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi
         (satu arah dan tujuan pada Yang Maha Tunggal)

RA = Rasaingsun handulusih
         (rasa cinta sejati muncul dari cinta kasih nurani)

KA = Karsaningsun memayuhayuning bawana
         (hasrat diarahkan untuk kesejahteraan alam)

DA = Dumadining dzat kang tanpa winangenan
         (menerima hidup apa adanya)

TA = Tatas, tutus, titis, titi lan wibawa
         (mendasar ,totalitas, satu visi, ketelitian dalam memandang hidup)

SA = Sifat ingsun handulu sifatullah
         (membentuk kasih sayang seperti kasih Tuhan)

WA = Wujud hana tan kena kinira
          (ilmu manusia hanya terbatas namun bisa juga tanpa batas)

LA  = Lir handaya paseban jati
         (mengalirkan hidup semata pada tuntunan Ilahi)

PA  = Papan kang tanpa kiblat
          (Hakekat Allah yang ada di segala arah)

DhA = Dhuwur wekasane endek wiwitane
           (Untuk bisa di atas tentu dimulai dari dasar)

JA  = Jumbuhing kawula lan Gusti
         (selalu berusaha menyatu -memahami kehendakNya)

YA  = Yakin marang samubarang tumindak kang dumadi
          (yakin atas titah /kodrat Ilahi)

NYA = Nyata tanpa mata, ngerti tanpa diuruki
           (memahami kodrat kehidupan)

MA  = Madep mantep manembah mring Ilahi
          (yakin - mantap dalam menyembah Ilahi)

GA  = Guru sejati sing muruki
         (belajar pada guru sejati)

BA  = Bayu sejati kang andalani
         (menyelaraskan diri pada gerak alam)

THA = Tukul saka niat
         (sesuatu harus tumbuh dari niat)

NGA = Ngracut busananing manungso
         (melepaskan egoisme pribadi-manusia)

Membedakan Suara Hati

Manusia terlahir ke alam dunia ini dibekali dengan 'hati'. Hati yang dimaksud disini bukanlah hati yang sesungguhnya, melainkan abstrak. Di hati inilah kita sering merasakan sakit, sedih, gembira maupun senang. Semuanya bisa dirasakan dalam hati. Tapi hati yang ada di setiap umat manusia itu bisa berbicara dan bercakap-cakap dengan diri kita sendiri. Untuk bisa memahami suara hati tersebut perlu kiranya kita mengetahui ciri-ciri suara hati (hati nurani) yang merupakan suara GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati.



Hati manusia itu terbagi menjadi dua yaitu:
- hati besar
- hati kecil

HATI BESAR
bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita, tetapi suara-suara itu selalu berkata bohong. Contohnya, ketika kita sering semedi ataupun shalat, hati besar kadang-kala mengatakan,"Ibadahmu luar biasa! Tidak ada orang yang semedi-nya ataupun shalatnya seperti kamu". Bahkan kadangkala hati besar juga menyuruh untuk menipu, mencuri, emosi dan memaki-maki orang, membunuh dan lain-lain.

Sering kita mendengar berita ada seseorang yang mendengar suara untuk membunuh anak maupun istrinya agar kesulitan ekonomi yang melilit segera dapat teratasi. Tragisnya, suara itu malah dianggap sebagai wangsit atau suara ghaib dari GUSTI ALLAH. Hal itu jelas keliru. Karena hati besar senantiasa berkata bohong dan menghasut. Siapa penguasa hati besar? Setan dan Iblis, itulah yang menguasai hati besar kita.

Di Al Qur'an disebutkan bahwa Iblis dan setan itu diberi kesempatan oleh GUSTI ALLAH untuk menggoda iman manusia hingga terjerumus ke tempat yang nista. Di tempat itulah kita tinggal menyesali diri. Contohnya, ketika kita sudah melakukan pembunuhan gara-gara mengikuti perkataan hati besar, maka setan dan iblis pun akan tertawa terbahak-bahak penuh sukacita. Sementara kita, tinggal menyesali diri di balik terali besi.

HATI KECIL
Sementara hati kecil juga bisa bersuara dan mengatakan sesuatu kepada kita. Dan suara-suara yang muncul selalu berkata jujur dan tidak pernah bohong. Hati kecil juga biasa disebut-sebut sebagai hati nurani. Di hati nurani tiap manusia inilah GUSTI ALLAH lewat GURU Sejati bersemayam. Ketika berbuat salah, hati kecil senantiasa menegur apa yang telah kita lakukan.

Lewat hati kecil inilah, manusia tahu apa yang bakal terjadi pada dirinya. Lho, darimana kok bisa tahu apa yang bakal terjadi? Ya tentu saja dari GUSTI ALLAH yang menginformasikan pada GURU Sejati dan meneruskan pada kita. Ambil contoh, pernahkah Anda naik motor? Ketika menaiki motor tersebut Anda merasakan bahwa motor yang Anda tumpangi akan bocor. Suara di hati Anda begitu kuatnya mengatakan bahwa ban motor akan bocor, sehingga ban motor tersebut akhirnya bocor sungguhan.


Suara hati kecil inilah yang seharusnya kita dengar. Tetapi kadangkala hati besar senantiasa mengganggu kita untuk berbincang-bincang dengan hati kecil. Bahkan sering hati besar menyaru-nyaru dengan berkata lebih bijaksana sehingga kita pun percaya bahwa suara yang kita dengar itu adalah dari hati kecil.

Untuk bisa melatih agar lebih mendengar suara hati kecil tersebut, hendaknya kita sering berdiam diri dulu, merenung, sebelum mengambil keputusan tentang apa yang akan kita lakukan. Ketika berdiam diri dan merenung itulah akan muncul suara baik dari hati besar maupun hati kecil yang sangat bertolak belakang. Nah, dari suara dan tutur katanya itulah kita bisa mengetahui cara suara itu diucapkan maupun bahasanya untuk membedakan antara hati kecil maupun hati besar.

Oleh karena itu, sangatlah hebat sabda dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa Jihad (perang) yang besar adalah jihad melawan hawa nafsu. Sedangkan hawa nafsu itu tempatnya ada di hati besar yang juga tempatnya iblis dan setan bersemayam. Jika sudah bisa mengalahkan hati besar tersebut, maka kita akan lebih mudah untuk mendengarkan hati kecil dan selalu dapat berkomunikasi dengan GUSTI ALLAH.

Friday, 21 October 2011

Makna Sejati Lepas Sandal Saat Masuk Masjid


Ada seorang teman bertanya, kenapa kalau seorang muslim masuk masjid selalu harus melepaskan sandal? Yang lainnya menjawab, sebab masjid itu suci sehingga sandal tidak boleh dipakai masuk ke dalam masjid. Jawaban tersebut ternyata tidak membuat si penanya tersebut merasa puas. Beraneka macam tanya berkecamuk dalam dadanya.

Ia kembali bertanya, Lha kalau kita beli sandal yang baru dari pasar dan masih belum dipakai, lalu sandal tersebut dipakai masuk ke masjid, boleh apa nggak? Yang lain pun tetap menjawab, tetap tidak boleh. Si penanya kembali melanjutkan rasa ingin tahunya. Ia kembali bertanya, alasannya apa kok tetap nggak boleh? Si penjawab pun tetap tidak mau kalah dan menjawab, karena masjid itu suci.

Si penanya kembali melanjutkan pertanyaan yang membuat hatinya gundah gulana. Ia mengatakan, okelah kalau begitu. Tapi sesuatu yang bisa mensucikan itu kan air. Kalau sandal tadi saya cuci dulu hingga bersih, bolehkah saya pakai masuk ke dalam masjid? Si penjawab dengan berang dengan mengatakan, nggak boleh! "Alasannya apa," tanya si penanya. Si penjawab kembali mengatakan, karena masjid itu suci.

Dari dialog dua orang tersebut kalau diteruskan tidak akan pernah ada akhirnya. Pasalnya, kedua orang si penanya dan si penjawab sama-sama merasa benar. Si penanya merasa benar karena tidak ada jawaban yang memuaskan hatinya, sementara si penjawab merasa benar karena memang masjid adalah tempat yang suci.

Kedua orang tersebut memang sama-sama benar. Si penanya juga benar, si penjawab pun juga benar. Tetapi yang lebih benar adalah bahwa dilepaskannya sandal di pelataran masjid dan tidak boleh dibawa masuk adalah merupakan simbol ajaran sejati. Ajaran sejati apakah itu?

GUSTI ALLAH itu adalah Maha Suci. Sebuah sandal adalah simbol dunia. Sandal itu tempatnya di kaki yang artinya, dunia itu seharusnya kita naiki/injak. Bukan malah terbalik, kita dinaiki/diinjak oleh dunia.

Memiliki sandal juga bisa berarti bahwa jika kita sudah berhasil memiliki harta dan tahta di dunia ini, maka tidak semestinya sandal tersebut kita pakai saat kita masuk masjid karena tujuan kita masuk masjid tentu saja untuk menyembah GUSTI ALLAH. GUSTI ALLAH itu Maha Kaya, maka meski kita punya harta yang banyak dan tahta yang tinggi, semua itu tidak ada artinya di mata GUSTI ALLAH.

Melepaskan sandal itu pun juga pernah dicontohkan oleh Kanjeng Rasul Muhammad SAW. Hal itu bisa dibaca dari ayat Al Qur'an, "...sesungguhnya kamu berada di Bukit Suci Thuwa, maka lepaskanlah kedua terompah mu... (QS)".

Kalau Kanjeng Rasul Muhammad SAW saja yang mempunyai derajad tinggi di mata GUSTI ALLAH diharuskan untuk melepas terompah (sandal), apalagi kita sebagai manusia biasa saat menghadap GUSTI ALLAH pun juga harus melepaskan sandal kita.

Belajar Ilmu dari Alam


Disadari ataupun tidak, GUSTI ALLAH senantiasa memberikan banyak gambaran pada manusia lewat ciptaanNYA. Tetapi kebanyakan manusia ‘tidak berpikir’ sehingga keberadaan alam ciptaanNYA ini kelihatan biasa-biasa saja.

GUSTI ALLAH menjelaskan lewat kitab suci Al Qur’an yang intinya: “Berjalan-jalanlah kamu dimuka bumi. Maka kamu akan melihat kekuasaanKU”. Artinya, kita harus cerdas dan cermat dalam mengamati keberadaan alam semesta itu. Dengan begitu, kita akan bisa merasa dekat dengan GUSTI ALLAH.

Sebenarnya, sangat mudah untuk menikmati keindahan alam. Orang bisa meluangkan waktu dengan bertamasya, wisata ke pegunungan, pantai dan lain-lain. Dalam hal menikmati alam, pandangan antara anak kecil dan orangtua (sudah berumur) akan berbeda. Coba sesekali perhatikan anak kecil yang tengah berjalan-jalan dan tiba-tiba mereka melihat sungai yang airnya mengalir deras. Pasti, tanpa pikir panjang ia akan kepingin untuk mandi di kali itu.

Tapi berbeda dengan orangtua dalam menikmati alam. Para orangtua itu cenderung tidak melihat keindahan dari sungai itu. Yang indah bagi orangtua ataupun orang yang sudah dewasa adalah duit. Kemanapun mata memandang, yang dipikirkan hanyalah duit dan dunia. Padahal yang dilihat indah itu adalah fana dan bakal berubah. Itulah perbedaan antara anak kecil dan orang tua/dewasa dalam memandang keindahan alam.

Banyak sekali yang bisa kita pelajari dari alam. Kita bisa belajar tentang ilmu kesabaran, ilmu kesetiaan, ilmu kepasrahan, ilmu diam dan banyak ilmu lainnya. Lho kok bisa? Jelas sekali. Lihatlah buktinya.

Belajar Kesabaran
Kalau hendak belajar ilmu kesabaran, maka kita hendaknya belajar pada Bumi yang kita injak setiap harinya ini. Bayangkan, bumi ini tidak pernah mengeluh meskipun diinjak-injak ratusan juta manusia. Bumi juga tidak pernah tersinggung meskipun diludahi, dikencingi bahkan menjadi tempat buangan kotoran manusia. Ia akan dengan sabar menerima semuanya. Kesabaran apalagi yang bisa mengalahkan bumi ciptaan GUSTI ALLAH itu? Tapi kalau manusia berbuat semena-mena terhadap bumi, maka Sang PENCIPTA akan marah dan bumi bakal menggulung dan menimbulkan malapetaka bagi manusia itu sendiri. Contohnya, tanah longsor dan lainnya.

Belajar Kesetiaan
Jika hendak belajar ilmu kesetiaan, tidak ada salahnya kita belajar pada matahari. Belajar dalam hal ini bukan berarti menyembah matahari. Tidak! Tetapi kita cukup melihat, merasakan dan mencontoh kesetiaan matahari yang juga ciptaan GUSTI ALLAH. Matahari adalah tempat belajar ilmu kesetiaan karena ia dengan setia senantiasa hadir dari Timur dan terbenam di Barat setiap hari.
Matahari tidak pernah ingkar janji untuk tidak terbit. Ada orang yang guyon dengan mengatakan, lha kalau mendung bagaimana? Meski mendung, matahari tetap bersinar meski tertutup mendung. Bukankah ia terus setia?

Belajar Kepasrahan dan Nerimo (Ikhlas)
Jika Anda ingin belajar ilmu kepasrahan dan nerimo (ikhlas), maka tidak ada salahnya belajar pada laut. Laut yang diciptakan GUSTI ALLAH adalah tempat mengalirnya beribu-ribu sungai di dunia ini. Kotoran apapun yang dilemparkan manusia lewat sungai, pasti akan mengalir ke laut. Dan laut akan pasrah menerima barang-barang buangan itu. Ia tidak pernah mengeluh sedikitpun.
Laut juga akan ikhlas menerima semua air, kotoran atau benda-benda apapun yang mengalir lewat sungai. Keikhlasan yang ditunjukkan oleh laut adalah keikhlasan “Lillahi Ta’ala” (semuanya karena ALLAH).

Belajar Ilmu dari Tumbuhan
Kita juga harus belajar dari tumbuhan. Apa alasannya? Alasannya jelas, karena tumbuhan sejak dari bibit ia hidup, ia cenderung diam. Tapi tahu-tahu lama kelamaan tumbuhan itu menjadi besar dan memberi manfaat bagi si penanamnya. Bayangkan, sebuah tumbuhan saja tahu cara menghargai dan berterimakasih pada orang yang merawatnya. Sedangkan kita manusia ini yang disebut makhluk mulia oleh GUSTI ALLAH, malah tidak bisa menghargai dan berterimakasih pada GUSTI ALLAH yang telah merawat kita. Apa layak kita disebut sebagai manusia Rahmatan Lil-alamin (manusia yang menjadi rahmat bagi alam semesta)?

Kalau kita menghormati alam, berarti kita juga mensyukuri apa yang telah dianugerahkan GUSTI ALLAH. Bukan malah kita memperTUHAN alam.

Thursday, 20 October 2011

Sugeng Rawuh di blog saya yang baru

Entah bagaimana ceritanya, blog-blog milik saya yang lama pada ngilang bin lenyap....hehe, kayak ketelan bumi. Mungkin gara-gara ane pake domain gratisan kali yeee, dulu ane pake .co.cc, tujuannya biar keren gituhh, gak taunya domain .co.cc di black-list sama mbah google, kagak dimasukin di daftar SEO ( Search Engine Optimation ) punya google. Alhasil pengunjung blog turun drastis, kegusur, dan lama-lama lenyap, duh miris sekali, kayak nasib orang pinggiran yg kagak pernah diperhatiin sama pemerintah......*kok jadi ngomongin isu politik yah. Jadi sekarang aku gak pake domain macem-macem, biar aman. Kagak keren gak papah yg penting isinya bermanfaat......amiin.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More